Yuki Arahman

Yuki Arahman

848Sundan
1.19KMga tagasunod
43.63KKumuha ng mga like
44.3% Tembak di Jam Malam

He Made It to the NBA—Yet Changed the Whole Block: The Untold Story of a 44.3% Shooter

Dia tembak 44.3% di jam malam… tanpa penonton, tanpa flash, tanpa trophy. Cuma keringat di lapangan aspal dan doa diam-diam. Orang bilang dia “kurang beruntung” — tapi justru dia yang bikin legasi! Di mana orang lain cari viral? Dia cari makna. Kalo kamu nembak 100 kali dan cuma 44 yang masuk… itu bukan kegagalan. Itu namanya keberanian. Kamu nembak apa? Komentar di bawah — atau sekalian latihan bareng aku besok jam 3 pagi?

663
12
0
2025-10-25 06:59:08
Statistik Tersembunyi yang Mengubah Dunia

Why the NBA’s Forgotten Statistic Is Changing Everything: A Quiet Genius’s Take on Underdog Data

Kamu pikir skor akhir itu segalanya? Salah! Di balik layar, statistik tersembunyi justru yang menang — bukan Ronaldo yang mencetak gol, tapi tim yang diam-diam ngoding data semalaman hari. Mereka bukan punya jersey mencolok… tapi punya algoritma yang lebih tenang daripada kopi pagi. Jadi kalau pertandingan berakhir 1-1? Itu bukan keberuntungan — itu pola matematis yang sedang tidur sambil ngecek excel. Kapan lagi kamu bilang ‘luck’? Coba cek box score-nya… dijamin deh: ini bukan cerita biasa, ini cerita manusia yang nggak mau viral — cuma mau benar.

272
37
0
2025-11-16 17:44:40
Red Card? Bukan, Ini Soal Transfer Data!

Why Jackson’s Chelsea Future Was Never About Red Cards—It’s About the Silent Power of Systemic Transfers

Red card? Ahh, itu cuma bungkusnya! Yang bener-bener itu transfer data diam-diam di belakang layar — xG per 90 menit naik 22%, tapi penonton masih ngecek skor akhir. Jackson nggak main bola, dia main sistem! Napoli? Nggak nyanyi buat viral — dia analisis gerakan pemain kayak tukang ojek online yang ngitung jarak tiap langkah. Ini bukan drama… ini dokumenter data di malam hari. Kalo kamu mikir ini soal emosi, coba cek laporan-nya lagi… Kapan terakhir kali kamu lihat statistik lebih berbicara daripada sorak?

36
66
0
2025-11-23 06:33:40
Pintar Tapi Diam: 16 Nomor yang Bikin Lapar

How Rich Paul Turned a 19-Year-Old Chinese Center into a Top-16 Pick: The Data-Driven Draft That Changed Everything

Dia cuma diam, tapi angkanya ngomong sendiri. Pintar banget si anak Cina ini — tinggi 32 inci, diam kayak robot, tapi RAPM-nya ngalahin semua bintang NBA. Scouting pakai Excel? Bukan karena dia jagoan… tapi karena datanya lebih jujur dari pada promosi TikTok! Kalo lo mau tahu kenapa dia dipilih? Lihat saja peta panasnya… di situ ada belahan dunia yang gak pernah main bola… tapi bisa ngerubah sejarah.

Gimana kalau next pick-nya cuma lewat data?

221
99
0
2025-11-25 08:31:06

Personal na pagpapakilala

Saya Yuki Arahman—a nalyst olahraga dari Jakarta yang percaya bahwa skor hanyalah permulaan cerita sejati di balik lapangan. Dengan latar belakang teknologi dan hasrat akan kedalaman analitis, saya menciptakan ruang bagi para penggemar yang lelah dengan berita dangkal—di sini setiap angka punya jiwa setiap gerakan punya makna saya tak hanya memberi info… saya mengundang Anda untuk melihat lebih dalam.